AYAH KAU ADALAH SEGALANYA Ayah, satu kata yang bermakna sangat dalam . Sosoknya mulai menua ditelan zaman dengan rambut putih dan kulit keriput. Beliau adalah fondasi kuat diriku selama ini. Aku ada, bertahan dan berjuang di kerasnya hidup berkat dirinya. Ayah adalah sang pelita. Tanpa mengenal usia, Beliau tetap berjuang demi keluarganya. Tidak ada kata menyerah terbesit sedikit pun di benaknya. Bahkan ketika sedang terbaring sakit. Beliau tetap menomorsatukan anaknya. Pernah suatu ketika Beliau sakit keras, ucapan dokter sudah membuat aku dan keluarga menangis tak henti-henti. Aku sayaang sekali dengan Ayahku, aku ingin Ayahku sembuh. Tak bisa kubayangkan hidupku tanpanya. Ketika itu sungguh egois diriku. Seharusnya aku berdoa yang terbaik untuk Ayahku. Banyak perawat yang mengatakan bahwa sakit seperti Ayahku telah banyak menelan korba jiwa. Mereka menyarankan kami untuk bersabar dan bertawakal. Ayahku tahu bagaimana kondisinya ketika itu...